Monday, 11 Oct 2021
  • Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M

JELANG UNBK, MA PERGIS GANRA GELAR DIZIKIR BERSAMA

Ganra (Pontren Pergis Ganra) – Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Perguruan Islam Ganra (MA Pergis Ganra) menggelar Dzikir Bersama setelah shalat Isya Berjamaah di Masjid Nurul Ilmi Pondok Pesantren Perguruan Islam Ganra Soppeng, Kamis (05/04/18).

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan berlangsung Senin Depan selama 4 hari (09 sd 12/04/18). Olehnya itu, sebagai proses akhir dari kerja keras selama ini dilaksanakan Dzikir Bersama.

Dzikir bersama diikuti oleh Seluruh siswa kelas XII yang akan mengikuti ujian bersama kepala Sekolah dan guru yang dipimpin oleh Ust Rudi, S.Q., Pembina Tahfidzul Quran Pondok Pesantren Perguruan Islam Ganra.

Kepala MA Pergis Ganra, H. Muh. Asaad, S.Pd.I menjelaskan selama ini, seluruh guru telah berusaha semaksimal mungkin membimbing siswa sebagai bekal dalam ujian. Begitupun dengan siswa, mereka telah berusaha keras belajar dan belajar untuk meningkatkan kemampuan kognitif mereka. Hari ini dzikir bersama dilaksanakan supaya mereka menyadari bahwa belajar harus dibarengi dengan doa. Setelah berjuang maka harus diserahkan sepenuhnya kepada sang Penentu, Allah Swt.

Salah saeorang guru mata pelajaran, Sitti Halijah, juga mengatakan Dzikir ini dilaksanakan untuk memberikan bekal spritiual kepada siswa, sehingga pada saat ujian siswa sudah siap secara mental begitupun dengan spritiual mereka.

Sufiati, Guru Piqhi MA Pergis Ganra juga menambahkan Pelaksanaan Ujian kali ini berbeda dengan pelaksanaan Ujian sebelumnya. Tahun lalu masih berbasis kertas, saat ini Pelaksanaan Ujian sudah Berbasis Komputer. Meskipun segala usaha telah dilaksanakan seperti, Bimbingan, pemantapan, Try Out dan bahkan simulasi UNBK tetapi siswa masih tetaap merasa was-was dan khawatir. Karena itu, dengan pelaksanaan dzikir ini siswa diharapkan merasa yakin akan kemampuan dirinya.

Sebagaimana dinyatakan oleh salah satu peserta Ujian, Yuliana, setelah mengikuti Dzikir ini perasaan agak lega dan hati merasa tenang. Semoga pelaksanaan ujian nanti bisa berjalan lancar dan diberi kemudahan dalam menjawab soal, tambahnya.

Pelaksanaan Dzikir berlangsung khidmat dan khusyuk. Setelah dzikir dilanjutkan dengan bersalaman bersama. Seluruh siswa secara bergantian meminta maaf kepada guru dan meminta untuk didoakn agar UNBK bisa dilajalani dengan sukses. Dalam situasi tersebut terlihat peserta dzikir menangis, berlinang air mata yang membuat situasi begitu haru. (ksm)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR